Op-ed
Essay
01 Nov 2022

Dedaunan Sebagai Wadah Dan Bahan Makanan Untuk Orang Sulawesi

Bermacam fungsi daun di Sulawesi dari penyerap zat besi ke dalam aliran darah hingga daun yang dianggap tabu di Jawa

Text
Wartanoa
Photo
Wartanoa
Topics
Ayam Kampung Masak Tawaooho
Buras
Daun Kedondong
Daun Kelor
Daun Pisang
Gogos
Gula merah
Sulawesi
Sulawesi Tenggara
Wartanoa
Share Article

Daun Kedondong / Tawaoloho

Tawaoloho berasal dari bahasa Tolaki, salah satu suku asal Sulawesi Tenggara. Daun Tawaoloho, atau Daun Kedondong hutan digunakan masyarakat untuk menambah cita rasa pada masakan. Daun Kedondong hutan tumbuh banyak di sebagian pekarangan rumah masyarakat. Daun Kedondong dipercaya masyarakat memiliki peran untuk meningkatkan penyerapan zat besi ke dalam aliran darah.

Ayam Kampung Masak Tawaoloho merupakan salah satu kuliner dengan kekayaan budaya Nusantara. Masyarakat Pondidaha (sebuah Kecamatan di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara) dulunya tidak mengenal ayam potong, mereka hanya tahu ayam kampung, karena jenis ayam ini dipelihara masyarakat secara turun temurun. Ayam Tawaoloho biasanya disajikan dengan masakan sinonggi yang terbuat dari sagu. Ayam Tawaoloho juga rendah kolesterol, karena dimasak dengan cara direbus, dengan bumbu lokal khas Nusantara.

Balutan Dedaunan

Buras menjadi makanan pendamping orang Sulawesi, di gabung menjadi tiga bagian dan dibungkus menggunakan Daun Pisang, kemudian direbus.

Gula Merah / Gula Kelapa yang umumnya dibungkus menggunakan daun kelapa namun di Sulawesi menggunakan Daun Pohon Jati.

Gogos dengan balutan Daun Pisang, Gogos adalah makanan yang terbuat dari beras ketan putih / hitam. Proses sebelum penyajian yaitu dengan cara dibakar terlebih dahulu.

Source : kompas.com

Tabu di Jawa, (Tapi) Dikonsumsi Sulawesi.

Banyak hal yang menjadi pantangan Daun Kelor terhadap wilayah Jawa, Daun Kelor dipercaya dapat mengalahkan kekuatan makhluk / roh gaib selain itu Daun Kelor di berbagai daerah bahkan kampung dipergunakan untuk memandikan jenazah.

Namun hal tersebut berbeda dengan Sulawesi dimana Daun Kelor dikonsumsi atau menjadi makanan yang kerap ditemui ketika sedang berada disana. Penyajian nya sering dimasak menjadi Sayur Bening maupun Santan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *